berita LangkatBupati LangkatOndimPemkab LangkatSUMATERA UTARATioritawakil bupati langkat

Pasca Libur Lebaran, Ondim dan Tiorita Lanjut Bekerja Meski Hari Merah

Setelah libur Lebaran, banyak yang kembali menjalani rutinitas kerja. Namun, tidak semua orang memanfaatkan waktu libur dengan cara yang sama. Bupati dan Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin, yang akrab disapa Ondim, bersama Tiorita Br Sitepu, menunjukkan komitmen mereka untuk terus bekerja meskipun dalam hari merah. Langkah ini tidak hanya mencerminkan dedikasi mereka, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah pasca lebaran 1447 Hijriah.

Pertemuan Strategis dengan DPR RI

Pada hari Sabtu, 28 Maret 2026, Bupati Langkat, Syah Afandin, menyambut kedatangan Anggota DPR RI dari Komisi III, Hinca IP Pandjaitan XIII, dalam kunjungan kerjanya ke Langkat. Acara ini berlangsung di Rumah Dinas Bupati dan menjadi momen yang signifikan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah.

Kunjungan ini tidak hanya sekedar formalitas, tetapi juga merupakan langkah konkret untuk mendukung pembangunan dan pemulihan daerah pasca banjir yang terjadi pada November 2025. Dalam konteks ini, Ondim menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah merupakan elemen kunci untuk mempercepat pembangunan di Langkat.

Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Menurut Ondim, kolaborasi yang terjalin tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi. Ia juga menekankan pentingnya penguatan penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia di daerah. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan yang berkelanjutan memerlukan pendekatan yang holistik dan terintegrasi.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan koordinasi antara DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Langkat dapat semakin solid. Ini penting agar berbagai program pembangunan dan penanganan pascabencana dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat.

Peresmian Kantor Koperasi Rahmat Tani

Di sisi lain, pada hari yang sama, Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, meresmikan Kantor Koperasi Rahmat Tani (RATA) yang terletak di Desa PIR ADB, Kecamatan Besitang. Peresmian ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat desa.

Kehadiran Tiorita dalam acara tersebut disambut hangat oleh Kepala Desa PIR ADB, Ilham Bakti, beserta jajaran pengurus koperasi dan masyarakat setempat. Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita, yang menjadi simbol resmi mulai beroperasinya kantor baru Koperasi Rahmat Tani.

Pentingnya Koperasi dalam Pengembangan Ekonomi Desa

Tiorita mengungkapkan rasa apresiasinya atas berdirinya kantor koperasi tersebut. Ia menekankan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

  • Koperasi sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan anggota.
  • Peran koperasi dalam pengelolaan sumber daya secara kolektif.
  • Kontribusi koperasi dalam pengembangan ekonomi lokal.
  • Penguatan komunitas melalui kerja sama antar anggota.
  • Inisiatif koperasi dalam meningkatkan kemampuan manajerial.

“Melalui koperasi, ekonomi masyarakat dapat tumbuh dan berkembang. Koperasi Rahmat Tani telah menunjukkan bukti nyata dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” ujarnya dengan penuh semangat.

Sejarah Koperasi Rahmat Tani

Ketua Panitia Pelaksana, Garin Bangun, menjelaskan bahwa Koperasi Rahmat Tani telah berdiri sejak tahun 1987. Koperasi ini dibentuk sebagai bagian dari program Perkebunan Inti Rakyat (PIR) di masa Presiden Soeharto, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengelolaan lahan secara kolektif.

Saat ini, Koperasi Rahmat Tani memiliki 468 anggota, di mana masing-masing anggota mengelola lahan seluas 2,5 hektare. Dari hasil pengelolaan tersebut, rata-rata anggota mampu meraup penghasilan bersih sekitar Rp 12 juta per bulan. Ini menjadi bukti konkret kontribusi koperasi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Harapan untuk Koperasi yang Lebih Berkembang

Dengan diresmikannya kantor baru ini, diharapkan Koperasi Rahmat Tani dapat semakin berkembang dan profesional dalam pengelolaannya. Tiorita menyatakan harapannya agar koperasi ini mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Desa PIR ADB dan sekitarnya.

Keberlanjutan usaha koperasi tidak hanya bergantung pada pengelolaan yang baik, tetapi juga pada dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan Koperasi Rahmat Tani dapat menjadi contoh bagi koperasi lain dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Ondim dan Tiorita menunjukkan bahwa meskipun hari merah, semangat untuk bekerja dan membangun daerah tidak pernah padam. Keduanya menjadi teladan bagi masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan, sekaligus mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama.

Back to top button